MerahPutih.com - Pemudik tak perlu khawatir mencari tempat beristirahat saat melakukan perjalanan mudik lebaran 2025.
Pasalnya, Kementerian Agama telah mengeluarkan surat edaran agar masjid-masjid yang berada di jalur mudik menyediakan tempat istirahat yang nyaman bagi musafir.
“Masjid dan musala ini bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai posko istirahat yang menyediakan fasilitas dasar bagi pemudik,” ujar Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar kepada wartawan di Jakarta dikutip Kamis (27/3).
Baca juga:
Jangan Sampai Microsleep Renggut Nyawa! Tips Mudik Aman Tanpa Sopir Pengganti
Lebih lanjut Menag menyebut, hal ini penting mengingat jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 152 juta orang.
“Jika semua pemudik hanya mengandalkan rest area konvensional, tentu fasilitas yang tersedia tidak akan mencukupi,” jelas Nasaruddin.
Dengan memanfaatkan masjid dan musala sebagai titik peristirahatan, pemudik bisa berhenti untuk beristirahat.
“Lalu menghilangkan rasa kantuk, serta menghindari kelelahan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan," jelasnya.
Baca juga:
Cara Mengisi Saldo E-Toll dengan NFC HP untuk Mudik Lebaran 2025
Selain itu, lanjut Menag, kebersihan toilet dan ketersediaan air bersih juga perlu menjadi perhatian utama bagi para pengurus masjid.
“Ini agar para pemudik merasa nyaman,” ungkap dia.
Petunjuk arah ke masjid-masjid ini pun dipasang di sepanjang jalur mudik, terutama bagi masjid yang berjarak sekitar 100 meter dari jalan raya.
“Hal ini bertujuan agar pemudik lebih mudah menemukan tempat untuk beristirahat dan beribadah," tuturnya.
Menag juga menyoroti dampak ekonomi mudik yang sangat besar. Banyak pemudik yang membangun atau merenovasi masjid, mushola, pesantren, serta rumah orang tua mereka.
“Dana yang beredar selama mudik bisa mencapai lebih dari Rp 200 triliun rupiah, mengalir dari kota hingga ke pelosok desa, mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah," terangnya. (Knu)