MerahPutih.com - Otoritas Jalan Raya (RGA) Arab Saudi memperkenalkan sistem pencahayaan canggih bertajuk “darbak noor” di jalur utama Makkah–Madinah.
Program ini melibatkan pemasangan 16 perangkat laser yang memproyeksikan cahaya warna-warni hingga jarak 2 kilometer, serta 1.110 penanda jalan bertenaga surya.
Teknologi ini diharapkan mampu mengurangi kelelahan visual, rasa kantuk, dan gangguan konsentrasi pengemudi selama perjalanan panjang.
“Tujuan utama kami adalah menciptakan pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman bagi jamaah,” tulis pernyataan resmi RGA, dikutip Senin (4/5).
Baca juga:
Jemaah Calon Haji Indonesia Wafat di Madinah, Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit
Jalur Padat Musim Haji
Pada tahap awal, sistem ini difokuskan di Jalan Hijrah, jalur vital yang menghubungkan Makkah dan Madinah. Jalur ini dikenal sebagai salah satu titik dengan lalu lintas terpadat selama musim haji.
“Lampu cerdas ini bukan sekadar estetika, tetapi solusi rekayasa inovatif untuk keselamatan lalu lintas,” imbuh RGA, dilansir Antara
RGA menegaskan pemilihan lokasi dilakukan dengan kriteria teknis dan operasional yang ketat agar dampak maksimal bisa tercapai. “Kami ingin memastikan setiap jamaah merasa terlindungi sejak mereka memasuki kawasan suci.”
Baca juga:
Pakai Jasa Dorong Kursi Roda Resmi Masjidilharam Biar Aman Razia, Ini Ciri-Ciri!
Citra Spiritual Dunia Modern
Dengan kombinasi teknologi laser dan energi surya, Arab Saudi berupaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang berbeda, sekaligus memperkuat citra Makkah sebagai pusat spiritual dunia dengan sentuhan modernitas.
“Keselamatan jamaah adalah prioritas. Kami ingin menjadikan proyek ini sebagai model berkelanjutan dalam pengembangan infrastruktur haji,” tandas RGA. (*)