Hikayat

Tausyiah

Info Ramadan

Kuliner

Quran

Info Imsakiyah

Jadwal Sholat

Berita Indonesia

Indonesia Terima 100 Ton Kurma Dari Raja Arab Saudi, Warga IKN Dapat Jatah

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Februari 2026

MerahPutih.com - Menteri Agama RI Nasaruddin Umar secara simbolis menerima 100 ton kurma dari Raja Salman dari Arab Saudi yang diperuntukkan bagi masyarakat Indonesia menjelang Ramadan.

Menag mewakili masyarakat Indonesia, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi atas pemberian kurma tersebut, dan berjanji untuk menyerahkan bantuan tersebut kepada mereka yang berhak.

"Kementerian Agama Republik Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kerajaan Arab Saudi, yang setiap tahun selalu mengalokasikan bantuan kurma. Insya Allah, ini tentu kami akan teruskan kepada siapa yang paling berhak untuk mendapatkannya," katanya.

Kurma, kata ia, terutama dari Arab Saudi, bagi masyarakat Indonesia seperti buah-buah spiritual dan memiliki tempat tersendiri di hati mereka.

Baca juga:

Mengapa Dianjurkan Berbuka dengan Buah Kurma?

"Asumsi masyarakat Indonesia terhadap kurma itu sebagai makanan pembuka puasa. Sehingga di dalam masyarakat Indonesia, rasanya tidak istimewa puasa itu kalau tidak dibuka dengan buah kurma," katanya.

Ia mengatakan untuk tahun ini, bantuan kurma dari Arab Saudi juga akan didistribusikan ke ibu kota baru di Samarinda, Kalimantan Timur.

"Kami sudah berkomunikasi dengan ketua otoritanya. Dan insya Allah kami juga akan alokasikan sebagian ke ibu kota baru," ujarnya.

Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi mengatakan pemberian kurma tersebut sejalan dengan arahan langsung Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz, dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Muhammad bin Salman bin Abdul Aziz.

"Pemberian hadiah ini merupakan penegasan terhadap kuatnya hubungan yang terjalin antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi, di mana hubungannya sekarang sudah mencapai level yang strategis," katanya.

Bantuan tersebut juga untuk menekankan betapa dalamnya hubungan yang terjalin antara kedua pemerintahan. (*)

Baca Artikel Asli