MerahPutih.com - Kementerian Haji RI (Kemenhaj) menyampaikan duka cita atas wafatnya dua jemaah di Madinah pada 3 Mei 2026.
Dengan demikian, total jemaah wafat hingga hari ke-14 operasional haji mencapai 9 orang. Penyebab kematian didominasi penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan.
“Kami turut berduka cita atas wafatnya jemaah haji Indonesia,” kata Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, dalam keterangannya, Senin (4/5).
Baca juga:
Inovasi Haji 2026: Lampu Laser Cerdas Lindungi Jamaah di Jalur Padat Makkah-Madinah
Imbauan Cuaca Panas
Dengan suhu di Makkah dan Madinah yang mencapai 39–43 derajat Celsius, Kemenhaj mengimbau jemaah untuk menggunakan pelindung diri seperti payung, topi, masker, alas kaki yang nyaman, serta menjaga kecukupan cairan guna mencegah dehidrasi.
“Kami mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca panas. Gunakan pelindung diri dan pastikan kebutuhan cairan terpenuhi agar ibadah tetap berjalan dengan baik,” tutur Maria.
Baca juga:
Pakai Jasa Dorong Kursi Roda Resmi Masjidilharam Biar Aman Razia, Ini Ciri-Ciri!
211 Kloter Sudah Berangkat ke Tanah Suci
Hingga Minggu (3/5), Kemenhaj mencatat sebanyak 211 kelompok terbang (kloter) dengan 81.992 jemaah dan 841 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Untuk pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah berlangsung bertahap, dengan 52 kloter berjumlah 20.689 jemaah dan 212 petugas telah tiba di Makkah.
Secara kumulatif, tercatat 8.575 jemaah menjalani rawat jalan, 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), serta 172 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Saat ini, 58 jemaah masih dalam perawatan. (Knu)