Hikayat

Tausyiah

Info Ramadan

Kuliner

Quran

Info Imsakiyah

Jadwal Sholat

Berita Indonesia

Peringatan Nuzulul Qur’an Masjid Zayed Dihadiri 8 Dubes, Menag Nazarudin: Al-Qur'an Memuaskan Intelektual Modern

Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Maret 2025

MerahPutih.com - Masjid Raya Sheikh Zayed Solo menggelar peringatan Nuzulul Quran, Selasa (18/3). Peringatan Nuzulul Quran tersebut dihadiri Menteri Agama Nazarudin Umar dan Presiden ke 7 RI Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, juga dihadiri delapan duta besar.

Mereka adalah Ouadîa Benabdellah (Duta besar Maroko untuk Indonesia); Sudqi Al Omoush (Duta besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia); Ahmed Abdulla Alharmasi Alhajeri (Duta Besar Kerajaan Bahrain untuk Indonesia).

Kemudian Armin Limo (Duta Besar Bosnia dan Herzegovina untuk Indonesia); Abdulla Salem AlDhaheri (Duta Besar UEA untuk Indonesia); Jalal Mirzayev (Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia); Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin (Duta Besar Malaysia untuk Indonesia), dan Abdul Monem Annan (Duta Besar Suriah untuk Indonesia).

Baca juga:

Umat Islam Mengisi Puasa Ramadan dengan Tadarus Qur'an di Masjid Istiqlal

Berdasarkan pantauan MerahPutih, kegiatan dimulai setelah pelaksanaan Salat Tarawih dan Witir berjamaah. Dalam kesempatan tersebut, Nazarudin memberikan tausiah tentang Alquran yang selalu melayani sesuai zamannya.

"Alquran selalu melayani zamannya. Sekarang apa yang terjadi pada masa ini, dahsyatnya Alquran ternyata dalam era AI (Artificial Intelligence) mampu memuaskan intelektual terhadap masyarakat modern sekarang," ujar Nazarudin.

Dikatakannya, agenda Nuzulul Quran ini juga menjadi hari peringatan Haul Sheikh Zayed, yang juga dikenal sebagai Zayed Humanitarian Day.

Ia pun mengajak umat Islam meneladani Al-quran, karena itu bagian mencintai Nabi Muhammad.

“Tidak ada satupun isi Al-quran bertentangan dengan zaman modern, sekarang semakin banyak yang mencintai Al-quran,” kata dia.

Baca juga:

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Sediakan 20.000 Porsi Buka Puasa selama Ramadan

Dia berdoa agar Indonesia bisa seperti UEA membangunkan Masjid Zayed megah di negara lain. Dia juga mengapresiasi Presiden ke-7 Jokowi yang menjadikan Indonesia tidak mengalami krisis.

“Mudah-mudahan Indonesia bisa seperti UEA. Kita juga harus bersyukur tidak terjadi krisis, dengan pertumbuhan ekonomi 5 persen,” kata dia.

Ia menambahkan pihaknya mengajak semua umat beragama menjaga kerukunan. Dilain sisi antara pertumbuhan ekonomi dan kerukunan umat beragama harus beriringan,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Artikel Asli