Pemerintah Minta Tidak Panik Dengan Kenaikan Harga Pangan Saat Ramadan, Operasi Pasar Sampai H-3 Idul Fitri

Jumat, 28 Februari 2025 - Alwan Ridha Ramdani

MerahPutih.com - Operasi Pasar Pangan Murah digelar menjelang Ramadan pada 24 Februari 2025 hingga 29 Maret 2025 atau H-3 Idul Fitri 1446 Hijriah, dengan harapan dapat menekan potensi kenaikan harga yang biasa terjadi jelang Ramadan dan Idul Fitri.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terbawa fenomena Fear of Missing Out (FOMO) atau kecemasan dalam menghadapi kenaikan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

"Sesuai instruksi Bapak Presiden Prabowo, kami ingin memastikan di bulan Ramadan dan Lebaran nanti, tidak ada lagi FOMO kenaikan harga kebutuhan bahan pokok akibat permintaan terhadap komoditas naik. Jadi, stok tercukupi, harga bagus, masyarakat dapat tenang," katanya di Bogor, Kamis (27/2).

Kepanikan dalam berbelanja justru dapat memperburuk situasi dan menyebabkan lonjakan harga yang lebih tinggi. Dalam konteks ekonomi dan belanja, FOMO sering kali mendorong masyarakat untuk membeli barang dalam jumlah besar karena khawatir harga akan semakin naik atau stok akan habis.

Baca juga:

Polisi Sasar Spekulan Yang Bikin Harga Pangan di Atas HET di Bulan Ramadan

Ia menegasakan, pihaknya bekerja sama dengan BUMN pangan dan PT Pos Indonesia untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

"Setiap tahun kita menghadapi pola yang sama menjelang Ramadan dan Lebaran, di mana harga pangan mengalami kenaikan sementara," katanya.

Operasi pasar itu merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menstabilkan harga pangan, khususnya saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa tanpa khawatir dengan ketersediaan dan harga bahan pokok. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan