Hikayat

Tausyiah

Info Ramadan

Kuliner

Quran

Info Imsakiyah

Jadwal Sholat

Berita Indonesia

Pastikan Stok Aman, Pertamina Patra Niaga Siapkan 9.614 Kiloliter Avtur di Jateng-DIY

Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026

MERAHPUTIH.COM - PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan lebih dari 80 ribu kiloliter avtur untuk memenuhi kebutuhan penerbangan di 14 embarkasi di seluruh Indonesia pada periode ibadah haji 2026. Untuk di wilayah Jawa bagian tengah, terdapat dua lokasi embarkasi yakni Bandara Adi Soemarmo, Surakarta, dan Bandara Yogyakarta International Airport, Kulonprogo.

Adapun layanan penerbangan haji tahun ini terbagi dalam dua fase, yaitu fase I pada 22 April hingga 21 Mei 2026 dan fase II pada 1 hingga 30 Juni 2026. Pada kedua fase tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapan operasional dan keandalan pasokan avtur di seluruh titik layanan.

Area Manager Communication, Relation, dan CSR Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan mengatakan stok avtur untuk pesawat haji dipastikan aman. Kesiapan ini didukung sistem rantai pasok yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Pertamina memastikan keandalan suplai avtur di seluruh titik layanan penerbangan haji melalui sistem rantai pasok yang terintegrasi. Hal ini kami lakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan,” kata Taufiq, Selasa (28/4).

Baca juga:

DPR Minta Pemerintah Tetapkan Batas Tarif Tiket Pesawat di Tengah Lonjakan Avtur



Ia mengatakan Pertamina telah menyiapkan pasukan untuk memenuhi kebutuhan avtur pada embarkasi Bandara Adi Soemarmo di periode haji tahun ini yang diproyeksikan mencapai sekitar 6.000 kiloliter. Angka itu mengalami penurunan sebesar 16 persen jika dibandingkan dengan periode haji sebelumnya. “Hal ini disebabkan faktor jumlah kloter haji yang berkurang dari 188 kloter di 2025 menjadi 160 kloter di 2026,” kata Taufiq.

Sementara itu, untuk Bandara Yogyakarta International Airport, tercatat merupakan lokasi embarkasi haji baru di 2026. Pertamina menyiapkan pasokan kebutuhan hingga mencapai 3.614 kiloliter untuk memenuhi kebutuhan dari 52 kloter Haji yang melalui embarkasi ini “Dari sisi operasional, kami juga mengoptimalkan pemanfaatan digitalisasi melalui sistem Pertamina Aviation Fuel Delivery Management Sistem ini memungkinkan proses monitoring pengisian hingga validasi transaksi dilakukan secara real-time,” paparnya.

Ia menambahkan peningkatan transparansi, efisiensi, serta traceability dalam distribusi avtur kepada maskapai penyelenggara haji, seperti Garuda Indonesia dan Saudia memperkuat penerapan prinsip good corporate governance dan akuntabilitas layanan.

“Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari peran strategis Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat kehadiran negara melalui layanan energi yang andal, serta mendukung kelancaran ibadah haji masyarakat Indonesia,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)







Baca juga:

Harga Avtur Naik,Sistem Biaya Haji Harus Direformasi

Baca Artikel Asli