MerahPutih.com - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan, telah menjamin ketersediaan BBM di jalur mudik, terutama di jalan tol fungsional Solo-Jogja.
Area Manajer Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan menyebutkan, pihaknya menyiapkan 10 SPBU modular di tujuh titik kawasan Solo Raya pada momentum mudik Lebaran 2025. SPBU modular tersebut beroperasi mulai 17 Maret-13 April 2025.
“Kami siapkan SPBU modular khususnya ruas tol Solo-Jogja kami siapkan SPBU modular dan motoris," ujar Taufiq, Minggu (23/3).
Berdasarkan data, sepuluh SPBU modular tersebut berada di Rest Area KM 538A ada satu modular, Rest Area KM 538B satu modular, Rest Area KM 519A satu modular, Rest Area KM 519B satu modular, Rest Area KM 487A dua modular, Rest Area KM 487B dua modular, dan Rest Area KM 19 dua modular.
Baca juga:
“Untuk satu unit modular berkapasitas 3.000 liter BBM. Produk yang disediakan di SPBU modular yakni Pertamax dan Pertamina Dex. Khusus Pertamina Dex dijual dalam kemasan,” kata dia.
Ia menyebutkan, pihaknya juga standby motoris atau layanan pemotor yang membawa BBM untuk mengatasi situasi kemacetan, atau jalur yang terganggu seprti bottle neck, yang biasanya di titik keluar tol.
Lalu, ia juga memprediksi pada Lebaran tahun ini, konsumsi BBM selama masa mudik dan balik Lebaran, pihaknya memperkirakan akan terjadi kenaikan sebesar 22 persen untuk gasolin dari konsumsi normalnya 4.000 kl/hari.
Sedangkan BBM jenis gasoil akan turun 13 persen dari normalnya 872 kl/hari menyusul pembatasan operasional kendaraan logistik dan masa libur industri.
Baca juga:
Arus Mudik Lebaran 2025, Kota Solo Bakal Dilintasi 8,3 Juta Kendaraan
“Untuk avtur diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar 57 persen dari konsumsi normal 31,7 kl/hari,” katanya.
Sedangkan untuk pasokan BBM selama Lebaran, dipasok Terminal BBM Boyolali yang meng-cover Solo Raya sampai dengan sebagian Jawa Timur. Untuk stok gasoline 24.000 kl, sedangkan gasoil 7.600 kl.
“Jika dibandingkan dengan konsumsi harian normal maka stok gasolin akan bisa bertahan enam kali lipat konsumsi normal dan gasoil delapan kali lipat konsumsi normal,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)