Jaga Stabilitas Ekonomi Saat Ramadan, Pemerintah Bakal Percepat Pembagian THR Bagi ASN

Kamis, 06 Maret 2025 - Alwan Ridha Ramdani

MerahPutih.com - Pemerintah mengklaim tengah mengoptimalkan berbagai kebijakan ekonomi untuk menjaga stabilitas harga pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Ramadan 2025 ini.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Ferry Irawan mengatakan, secara siklus, momen Ramadhan dan Idul Fitri biasanya memicu kenaikan harga beberapa komoditas pangan, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah, kata ia, telah mengeluarkan delapan kebijakan ekonomi yang diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 Februari 2025.

Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga inflasi tetap rendah dan stabil, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca juga:

Gubernur Jakarta Pramono Anung Optimistis Jaga Inflasi dan Stok Pangan Selama Puasa hingga Lebaran

Selain itu, mencoba mengubah stigma bahwa inflasi tinggi saat Natal dan Tahun Baru pada Desember 2024, dengan memberikan diskon tarif pesawat sekitar 10 persen, dan inflasi tetap terkendali.

"Hal serupa juga dilakukan di Januari dan Februari dengan diskon tarif pesawat 20 persen," ujar Ferry.

Pemerintah memberikan diskon tarif tiket pesawat sekitar 14 persen menjelang Lebaran, dengan menanggung 50 persen Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang dibayarkan konsumen.

Selain itu, pemerintah juga mempercepat penyaluran bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan sembako, serta mempercepat pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta. Namun, tidak disebutkan kapan pencairan THR itu dilaksanakan.

"Kami berharap kebijakan-kebijakan ini dapat mendorong konsumsi masyarakat dan memutar roda ekonomi lebih cepat," katanya dikutip Antara. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan