Hikayat

Tausyiah

Info Ramadan

Kuliner

Quran

Info Imsakiyah

Jadwal Sholat

Berita Indonesia

Ingat Pesan Dokter, Sopir Harus Istirahat 2 Jam Sekali Saat Mudik!

Wisnu Cipto - Rabu, 11 Maret 2026

MerahPutih.com - Faktor kelelahan pengemudi masih mendominasi menjadi pemicu tertinggi kecelakaan mudik setiap tahunnya.

Untuk itu, Dokter spesialis penyakit dalam, Waluyo Dwi Cahyono, menekankan pentingnya beristirahat setiap dua jam saat mengemudi agar tidak terlalu lelah dan tetap bisa berkonsentrasi selama perjalanan mudik.

“Kalau mengemudi, setiap dua jam harus istirahat,” kata dr. Waluyo dalam diskusi publik Ramadan di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (11/3).

Dokter Waluyo juga mengingatkan agar sopir dan penumpang menjaga kondisi tubuh tetap prima serta tidak makan berlebih sebelum dan selama perjalanan mudik Lebaran.

Baca juga:

Gagal Jaga Jarak Picu Ribuan Laka Lantas, Kapolri Ingatkan Sopir Mudik Jangan Nekat

“Jangan memaksakan diri, dan konsumsi makanan yang terukur juga,” tuturnya, seraya menambahkan, “Pemudik disarankan untuk beristirahat, tidak memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan kalau tubuh sudah lelah.”

Catatan Khusus Mudik Bagi Pasien Diabetes

Khusus bagi bagi pemudik dengan penyakit kronis seperti diabetes, Waluyo menekankan pentingnya disiplin minum obat meski sedang dalam perjalanan. “Walaupun di dalam perjalanan, obat tetap harus dikonsumsi,” ujarnya.

Waluyo juga mengingatkan pasien diabetes untuk makan tepat waktu sesuai masa kerja obat. “Kalau masa kerja obat delapan jam, ya delapan jam harus makan. Kalau tidak, nanti bisa hipoglikemia,” tandasnya dokter spesialis penyakit dalam itu.

Baca juga:

Pemudik Hati-Hati, Jam Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Mudik 9 Pagi Sampai 12 Siang!

Ribuan Kasus Sopir Gagal Jaga Jarak Aman

Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi kecelakaan (anev laka) Polri selama periode arus mudik tahun lalu terbanyak disebabkan karena kendaraan gagal menjaga jarak aman, dengan jumlah 1.156 kasus.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan faktor kondisi pengemudi sangat berpengaruh sehingga lalai memperhatikan kendaraan di depan serta faktor kecepatan yang akhirnya berujung kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

"Kelelahan dan mengantuk juga masih menjadi pemicu utama, terutama bagi pengemudi jarak jauh," kata Kapolri, dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026 di Gedung STIK-PTIK, Jakarta, Senin (2/3). (*)

Baca Artikel Asli