MerahPutih.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengklaim capaian indeks kerukunan beragama di Indonesia terus meningkat dan kini berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah kemerdekaan.
Menurut Nasaruddin, kondisi kerukunan masyarakat saat ini belum pernah terjadi sebelumnya.
“Tidak pernah sebelumnya mencapai angka kerukunan di dalam masyarakat seperti sekarang ini. Hampir tidak ada konflik dan kerukunan beragama terutama mencapai angka paling tinggi,” ujar Nasaruddin dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Kamis (26/2).
Ia menyebut capaian tersebut patut disyukuri, terutama di tengah situasi global yang masih diwarnai konflik dan tekanan ekonomi di sejumlah negara.
“Indonesia dalam kondisi seperti ini masih bisa memberikan makanan bergizi gratis, masih bisa memberikan pengecekan kesehatan gratis, masih ada sekolah rakyat gratis, dan masih ada pembangunan perumahan bagi para nelayan,” ucapnya.
Baca juga:
Pesan Imlek dari Menteri Agama Nasaruddin Umar, Perkuat Keadilan Sosial
Menurut Menag, suasana yang aman dan rukun menjadi modal penting bagi masyarakat untuk menjalani Ramadan dengan tenang dan khusyuk.
Ia pun mengingatkan pentingnya rasa syukur sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an.
“Kalau kita tidak bersyukur, jangan sampai kita seperti yang dikatakan Al-Qur’an: jika kalian bersyukur atas nikmat-Ku pasti akan Aku tambah, dan jika kalian mengingkari, maka azab-Ku sangat pedih. Karena itu, sebagai bangsa Indonesia dan sebagai umat beragama, kita perlu terus menjaga dan mensyukuri keadaan ini,” katanya.
Baca juga:
Menag Nasaruddin Umar Minta Isu Beda Awal Ramadan 1447 H tak Diperdebatkan
Nasaruddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat harmoni dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Kerukunan ini harus kita pelihara bersama. Jangan sampai suasana yang sudah baik ini justru rusak oleh hal-hal yang tidak perlu,” pungkasnya. (Knu)