Hikayat

Tausyiah

Info Ramadan

Kuliner

Quran

Info Imsakiyah

Jadwal Sholat

Berita Merah Putih Kasih Indonesia

Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam

Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026

MerahPutih.com - Hari kelima penyaluran bantuan Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) menjadi perjalanan paling panjang bagi tim. Sejak pagi hingga hampir tengah malam, tim menyusuri jalan-jalan Flores, masuk ke kampung-kampung dan wilayah pelosok yang terdampak gempa untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat.

Hampir 200 paket bantuan kemanusiaan disalurkan dalam perjalanan tersebut, mulai dari wilayah Reok di Kabupaten Manggarai hingga pelosok Manggarai Timur.

Tim JHL Foundation menyalurkan bantuan kemanusiaan. (Foto: JHL Foundation)

Bantuan diberikan langsung kepada warga di Kampung Barang Kolong, Kampung Baru, Kampung Gongger, Kampung Maki, Kampung Dampek, Desa Golokokum Timur, Desa Golokokum Barat, Desa Sonot, Desa Sambi Mese, hingga Kampung Pegunungan di Desa Lada Mese.

JHL Foundation Disambut Penuh Haru

Perjalanan hari itu memperlihatkan wajah lain dari bencana. Di sejumlah wilayah, kerusakan rumah terlihat hampir menyeluruh. Kampung Maki, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lambaleda Utara, menjadi salah satu titik yang paling menyentuh. Banyak rumah warga hancur dan rata dengan tanah. Sejumlah warga meninggal dunia dan lainnya mengalami cedera berat saat gempa terjadi.

Banyak rumah warga hancur dan rata dengan tanah. (Foto: JHL Foundation)

Mayoritas masyarakat di wilayah tersebut merupakan warga yang memiliki keterkaitan asal dengan Maumere. Mereka mengaku bantuan belum banyak menjangkau kampung karena sebagian distribusi logistik lebih mudah terkonsentrasi di wilayah yang berada di bagian depan atau dekat akses utama.

Baca juga:

Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat

Karena itu, kedatangan tim JHL Foundation yang masuk hingga ke kampung-kampung pelosok mendapat sambutan penuh haru.

Tim JHL Foundation menyalurkan bantuan kemanusiaan. (Foto: JHL Foundation)

“Terima kasih karena sudah datang sampai ke sini. Kami merasa diperhatikan. Banyak bantuan yang datang, tetapi tidak semuanya sampai ke pelosok. Bapak dan ibu mau masuk dan menyisir sampai ke kampung kami,”

ujar salah seorang warga.

Kondisi serupa terlihat di Kampung Dampek, Desa Satar Padut. Banyak rumah warga roboh dan mengalami kerusakan berat. Sejumlah warga juga mengalami cedera serius akibat gempa utama.

Saat tim sedang menyalurkan bantuan, gempa kembali terasa. Warga sontak panik. Beberapa orang bergegas keluar dari bangunan dan mencari tempat terbuka.

Banyak rumah warga roboh dan mengalami kerusakan berat. (Foto: JHL Foundation)

Suasana yang sebelumnya hangat berubah menjadi tegang dalam sekejap. Bagi warga yang masih menyimpan trauma, getaran singkat itu kembali mengingatkan mereka pada saat rumah-rumah runtuh dan kehidupan berubah dalam hitungan detik.

Tim JHL Foundation pun ikut merasakan ketegangan tersebut, sebelum kembali memastikan warga berada di tempat aman dan proses penyaluran bantuan dapat dilanjutkan.

Perjalanan kemudian diteruskan menuju Golokokum Timur, Golokokum Barat, Sonot, Sambi Mese, hingga Kampung Pegunungan Desa Lada Mese. Jarak dan kondisi jalan tidak menjadi alasan untuk berhenti sebelum bantuan tiba di tangan masyarakat.

Baca juga:

Nyalakan Pelita Kepedulian, Bantuan JHL Foundation Sentuh Lansia dan Janda Korban Gempa Ende

Jangkau Warga hingga Pelosok

Pembina Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Jerry Hermawan Lo, mengatakan perjalanan tersebut menjadi pengingat bahwa bantuan kemanusiaan harus bergerak lebih jauh dari sekadar wilayah yang mudah dijangkau.

"Kami tidak ingin bantuan berhenti di tempat yang mudah didatangi. Justru masyarakat di pelosok yang rumahnya hancur dan aksesnya sulit harus kita datangi. Kami ingin melihat sendiri keadaan mereka, mendengar cerita mereka, dan memastikan mereka tahu bahwa ada yang peduli,"

ucap Jerry Hermawan Lo.

Menurut Jerry, perjalanan panjang tim dari pagi hingga tengah malam tidak sebanding dengan perjuangan warga yang harus menghadapi kehilangan rumah, anggota keluarga, mata pencaharian, sekaligus trauma akibat gempa.

“Kami hanya berjalan dan membawa bantuan selama beberapa hari. Mereka harus hidup dengan dampak bencana ini jauh lebih lama. Karena itu, sedikit yang bisa kami lakukan adalah datang sedekat mungkin kepada mereka,"

tegasnya.

JHL Foundation membawa misi menjangkau warga hingga pelosok. (Foto:JHL Foundation)

Hingga hari kelima, JHL Foundation terus menyisir wilayah terdampak di Flores. Bantuan disalurkan langsung dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat agar distribusi menjangkau wilayah yang selama ini sulit tersentuh bantuan.

Baca juga:

Aksi Nyata JHL Foundation Jadi Berkat Bagi Umat Gereja Katolik Malaikat Agung Gabriel Kamubheka Ende

Di pelosok Flores, perjalanan panjang itu kembali menemukan makna sederhana dari kemanusiaan: datang ketika dibutuhkan, mendengar ketika mereka ingin bercerita, dan tidak pulang sebelum memastikan bantuan sampai kepada mereka yang menunggu. (*)

Baca Artikel Asli