Harga Pangan Stabil dan Mencukupi Bisa Bikin Warga di Ramadan dan Idul Fitri Tenang
Kamis, 13 Maret 2025 -
MerahPutih.com - Penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP)di tingkat konsumen sebelum diberhentikan sementara pada Februari 2025, telah tersalurkan 100,9 ribu ton per 7 Februari. Sementara realisasi SPHP beras setelah ada penyaluran kembali, per 7 Maret telah berada di angka 12,1 ribu ton.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyatakan, pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan untuk memastikan Lebaran Idul Fitri 2025 berlangsung dengan tenang dan menyenangkan bagi masyarakat.
"Pemerintah mengupayakan pangan stabil dan mencukupi, demi Idul Fitri yang tenang dan menyenangkan," kata Arief dalam keterangan di Jakarta, Kamis (13/3).
Pemerintah melalui Bapanas memastikan ketersediaan pangan pokok strategis selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1446 Hijriah dalam kondisi yang aman dan mencukupi.
Baca juga:
Satgas Pangan Polri Ungkap Nama 3 Produsen yang Akali Takaran MinyaKita
"Karena ini memang sudah kita persiapkan jauh-jauh hari bersama-sama. Kedua, harga pangan secara umum stabil. Concern kita hari ini ada di cabai rawit yang harganya masih cukup pedas," papar Arief.
Arief menggarisbawahi pada komoditas yang tengah fluktuasi terutama cabai karena kondisi hujan sehingga panen terganggu dan kedepannya perlu menggunakan cungkup atau green house.
"Kemudian yang satu lagi yang perlu concern kita adalah harga MinyaKita. Harganya harus Rp15.700 per liter, tapi di pasaran Rp17.000-18.000 per liter," katanya.
Ia mengatakan, jika terjadi harga jual yang melebihi harga eceran tertinggi (HET) atau harga acuan penjualan (HAP) diperlukan intervensi pemerintah.
Terlebih, tegas ia, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar selama Ramadhan sampai Idul Fitri, harga-harga terutama pangan harus baik dan stabil.
"Guna intervensi ke pasar, pemerintah bersama Perum Bulog telah kembali menyalurkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Selama Ramadan ini, kami siapkan 150 ribu ton untuk tiga zona," ujarnya.