Cadangan Beras di Jakarta Cukup Buat 6 Bulan Kedepan, Ramadan Konsumsi Naik 300 Ton Per Hari

Rabu, 05 Maret 2025 - Alwan Ridha Ramdani

MerahPutih.com - Komisi B DPRD DKI Jakarta meninjau ketersediaan stok beras di gudang Food Station yang berada di kawasan Cipinang.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa stok beras yang ada di gudang cukup untuk 6 bulan ke depan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan "panic buying".

"Sekarang ketersediaan beras kami dalam jumlah yang cukup," Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati di Jakarta, Rabu (5/3).

Menurut dia, beras yang ada di Jakarta jika digabungkan dari stok Bulog, Food Station dan BUMD lainnya bisa bertahan hingga enam bulan ke depan.

Baca juga:

Bulog Gelontorkan Beras Untuk Stabilisas Harga Pangan 150 Ribu Ton di Ramadan

Konsumsi beras masyarakat Jakarta dalam kondisi normal sebanyak 2.700 ton per hari. Sedangkan pada bulan Ramadan terdapat peningkatan menjadi kisaran 3.000 ton per hari.

"Pemprov DKI Jakarta sudah memetakan bahwa 9 bahan pangan strategis Jakarta masa Ramadan dan menjelang Lebaran pada kondisi yang cukup," katanya.

Eli menambahkan, adanya peningkatan harga saat ini masih dalam kondisi aman dan tidak melebihi ambang batas yang telah ditetapkan. Apalagi saat ini kebutuhan pangan sedang meningkat.

Untuk itu, kata Eli, yang terpenting warga jangan panik sehingga melakukan pembelian secara besar-besaran (panic buying) karena ketika sudah terjadi kepanikan maka yang ada hanya menumpuk bahan pangan di rumah sehingga di pasar menjadi langka.

"Kita sampaikan ke seluruh masyarakat Jakarta, yang pertama jangan 'panic buying'. Karena Pemprov DKI Jakarta menjamin ketersediaan pangan," ujarnya.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan