MerahPutih.com - Stasiun kereta api bakal menjadi salah satu pusat mobilitas para pemudik Lebaran 2025.
Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN-RI) melakukan pemeriksaan ke Stasiun di Jakarta untuk memastikan kelayakan bagi pemudik.
"Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan hak-hak konsumen, terutama terkait kenyamanan, keamanan, dan kelancaran perjalanan, dapat terpenuhi dengan baik," ujar Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN-RI, Heru Sutadi di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (20/3).
Kemudian, tim BPKN-RI melakukan pengecekan terhadap berbagai fasilitas dan layanan yang disediakan oleh KAI, seperti sistem pembelian tiket, kenyamanan ruang tunggu, kebersihan toilet, protokol kesehatan, serta strategi mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik.
Baca juga:
2,2 Juta Tiket KA Lebaran 2025 Sudah Terjual, Okupansi Stasiun Gambir dan Pasar Senen 100 Persen
Selain itu, BPKN-RI juga berkoordinasi dengan KAI untuk memastikan mekanisme pengaduan konsumen dapat diakses dengan mudah dan responsif dalam menangani keluhan.
Hasilnya, semua fasilitas berfungsi dengan baik dan siap menghadapi lonjakan mobilitas pemudik.
"Kami meminta ada peningkatan koordinasi antara seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan perlindungan konsumen, terutama dalam momentum penting seperti mudik Lebaran," tambah Heru Sutadi.
Ia juga memastikan layanan transportasi publik beroperasi secara optimal dan sesuai ekspektasi konsumen.
Baca juga:
Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi 28-30 Maret 2025, Ada 4 Klaster yang Diperhatikan
“Kami juga meminta masyarakat untuk memanfaatkan saluran pengaduan yang tersedia apabila mengalami kendala dalam menggunakan layanan transportasi publik," tegasnya.
Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menambahkan, bahwa berbagai area di Stasiun Gambir, seperti parkir, pintu masuk boarding, ruang tunggu, toilet, tempat ibadah, serta fasilitas pendukung lainnya telah diperbarui.
Melalui adanya kunjungan ini, diharapkan hak-hak konsumen semakin terlindungi sesuai regulasi yang berlaku.
“KAI menjamin layanan terbaik bagi seluruh pelanggan,” tutur Ixfan.
Baca juga:
Arus Mudik Lebaran 2025 di Stasiun Gambir dan Pasarsenen Diprediksi Melonjak
Sementara itu, hingga Rabu (19/7), jumlah keseluruhan tiket kereta api yang telah terjual mencapai 2.298.000 tiket. Angka tersebut terdiri dari 2.226.231 tiket KA JJ atau 64,61 persen dari total kapasitas yang disediakan.
Lalu, penjualan tiket KA Lokal yang dikelola KAI mencapai 71.769 tiket atau sekitar 6,25 persen dari total kapasitas.
Pada beberapa tanggal keberangkatan, okupansi KA Jarak Jauh dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasarsenen masih ada beberapa tanggal yang masih dapat dipesan dengan tingkat okupansi di bawah 100 persen. (knu)