BEM UNS Tegaskan Amanat Reformasi: Struktural Pemerintahan Dijabat Sipil Bukan TNI Aktif

Kamis, 20 Maret 2025 - Alwan Ridha Ramdani

MerahPutih.com - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Surakarta (UNS) Sebelas Maret, menggelar aksi unjuk rasa menolak pengesahan revisi UU TNI di Gedung DPRD Solo, Rabu (19/3).

Massa aksi datang membawa sejumlah spanduk bertuliskan ‘Tolak RUU TNI Supremasi Sipil’; ‘Hapuskan RUU TNI’; ‘Kembalikan Militer ke Barak’; dan lainnya. Mereka juga berorasi secara bergiliran mengkritisi kebijakan pemerintah tersebut.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS 2025, Muhammad Faiz Zuhdi, mengatakan, revisi UU TNI yang disahkan DPR RI secara kilat ini tidak bisa dibiarkan.

Amanat reformasi terancam jika TNI aktif masuk ke wilayah struktural pemerintahan yang dijabat sipil.

Baca juga:

UU TNI Disahkan, Koalisi Sipil Masih Anggap Bermasalah

"Kami mengawali aksi ini untuk membuka semua jika revisi RUU TNI banyak negatifnya. TNI harus masuk barak. Itu bukan suatu yang di bisa dikompromikan,” tegas dia.

Dia mengajak BEM universitas lainnya melakukan aksi untuk menolak RUU TNI bahkan aksi bersama BEM nasional di Jakarta. (Ismail/Jawa Tengah)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan