MerahPutih.com - Pemerintah telah memetakan sejumlah titik rawan bencana di jalur mudik. Tercatat terdapat 807 titik rawan banjir, 1.641 titik rawan longsor, serta 15 titik rawan banjir rob yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan jalan nasional non-tol sepanjang 47 ribu kilometer dalam kondisi siap digunakan menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Menurutnya, tingkat kemantapan jalan nasional non-tol saat ini maksimal mencapai sekitar 93,2 persen. .
AHY mengatakan pemerintah tetap melakukan langkah antisipasi terhadap kerusakan jalan maupun potensi bencana yang dapat mengganggu perjalanan.
Baca juga:
Mau Mudik Pakai Mobil Listrik? Perhatikan 5 Hal Penting Ini Agar Tak Mogok di Jalan
Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan Disaster Relief Unit (DRU).
“DRU ini tugasnya adalah secara cepat menggelar alat-alat berat dengan material yang digunakan untuk segera menutup, memperbaiki atau menambal jalan-jalan yang berlubang agar bisa segera digunakan dan tidak terlalu menghambat perjalanan. Ini sudah diantisipasi ada beberapa titik rawan bencana,” jelasnya ” AHY saat konferensi pers Update Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Persiapan Mudik Lebaran di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3) (Knu).