MerahPutih.com - Rencana untuk merobohkan dan mengganti San Siro akhirnya terungkap setelah penantian bertahun-tahun.
Pembangunan stadion baru yang lebih kecil dijadwalkan dimulai tahun depan. Hal itu menyusul lebih dari satu abad San Siro menjadi kandang bagi dua rival skota, AC Milan dan Inter Milan.
Baca juga:
AC Milan Pantau Kim Min-jae, Bayern Munchen Mulai Pertimbangkan Jual
Stadion Baru AC Milan dan Inter Milan Telan Biaya Rp 43,8 Triliun
Proyek stadion baru ini diperkirakan menelan biaya fantastis sebesar 2,15 miliar euro (Rp 43,8 triliun) dan hanya berkapasitas 71.500 penonton.
Hal ini akan mengurangi kapasitas stadion bersejarah Serie A tersebut sebanyak lebih dari 8.500 penonton, dengan menyediakan lebih dari 13.000 kursi "premium."
Baik AC Milan maupun Inter Milan dipastikan akan tetap berbagi stadion yang sama, dengan perkiraan keuntungan modal sebesar 265 juta euro (Rp 5,4 triliun) bagi kedua klub.
Baca juga:
AS Roma Siap Bangun Stadion Baru Berkapasitas 60 Ribu Penonton, Ditargetkan Rampung 2029
Rencana pembangunan stadion baru pertama kali digulirkan oleh kedua klub pada 2019. Namun, gagal terwujud akibat adanya keberatan dari Dewan Kota Milan.
Kendati demikian, lampu hijau untuk pembongkaran San Siro akhirnya diberikan oleh otoritas setempat tahun lalu.
Keputusan ini disambut gembira oleh legenda Inter, Christian Vieri, yang berharap adanya stadion kandang yang mampu memenuhi tuntutan sepak bola modern.
AC Milan telah bermarkas di stadion tersebut sejak dibuka pada 1926, sementara Inter mulai menggunakannya pada 1947.
Baca juga:
Juventus Pantau Hakan Calhanoglu di Inter Milan, Siap Bergerak jika Gagal Perpanjang Kontrak
Stadion ini telah menjadi lokasi penyelenggaraan sejumlah acara besar, termasuk upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026.
Hal ini terjadi di tengah gelombang renovasi stadion di berbagai liga Italia. Sebelumnya, AS Roma juga mengungkapkan rencana untuk meninggalkan Stadio Olimpico.
Kapan Stadion Baru AC Milan dan Inter Milan Dibangun?
Pembangunan stadion baru ini diperkirakan rampung tepat waktu untuk gelaran Euro 2032, yang akan diselenggarakan Italia dan Turki.
Wali Kota Milan, Beppe Sala, telah mengungkapkan antusiasmenya menjelang pengungkapan rancangan desain tersebut.
"Saya berharap kedua klub akan segera menampilkan visualisasi stadion baru tersebut dan menjamin bahwa fasilitas itu akan siap digunakan untuk Euro 2032." kata Sala
Perusahaan arsitektur stadion baru tersebut, Manica, juga telah merilis sejumlah gambar memukau dari usulan desain baru tersebut, yang menampilkan bentuk lingkaran saling mengunci untuk menggambarkan keterkaitan antara kedua klub.
"Dua lingkaran ikonik, yang saling mengunci namun terpisah dalam keseimbangan sempurna, menyampaikan pesan kuat bahwa warga Milan adalah penghubung sejati dalam melestarikan warisan serta masa depan sepak bola di kawasan San Siro." tulis Manica
"Desain stadion ini mengisahkan bagaimana dua klub, yang selamanya menjadi rival, bersatu demi tujuan melestarikan salah satu tradisi paling bersejarah di Milan," tambahnya. (sof)