MerahPutih.com - Evaluasi arus mudik pada pada H-10 sampai dengan H+1 libur Hari Raya Idulfitri 1447H/2026 periode 11 hingga 22 Maret 2026, terdapat 21 ribu kendaraan dengan saldo e-toll kurang di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang.
Ribuan kendaraan itu akhirnya terpaksa melakukan pengisian ulang atau top up e-toll di gerbang tol sehingga memicu antrean dan kelancaran lalu lintas.
Jumlah itu mencapai 4,9 persen dari total 442 ribu kendaraan yang melakukan transaksi di GT Kalikangkung pada periode yang sama.
Baca juga:
Arus Balik Jakarta Membeludak, Skema Contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 70-47 Resmi Berlaku
Jangan Sampai Terulang di GT Cikampek Saat Arus Balik
Jasa Marga mengimbau agar kejadian serupa tidak terulang saat arus balik. Alasannya, jika ribuan kendaraan melakukan top up di GT Cikampek Utama saat arus balik dapat menimbulkan antrean panjang dan membuang waktu perjalanan.
“Siapkan saldo e-toll cukup bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus, khususnya dari arah Trans Jawa menuju Jakarta,” kata Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, dalam keterangannya kepada media, dikutip Rabu (25/5).
Baca juga:
Jadwal One Way Nasional Arus Balik Tol Kalikangkung-Cikampek, Simak Jam Operasionalnya
Saldo Aman dari Semarang dan Surabaya
Jasa Marga mengingatkan untuk perjalanan dari Semarang ke Jakarta, pengguna kendaraan Golongan I diimbau menyiapkan saldo minimal Rp500.000.
Adapun, bagi pemudik yang kembali dari Surabaya menuju Jakarta, saldo minimal yang harus ada dalam kartu e-toll disarankan adalah Rp 1.000.000.
Para pemudik juga diingatkan sistem transaksi tertutup di Jalan Tol Trans Jawa, kartu e-toll yang digunakan saat tap in wajib sama dengan saat tap out untuk menghindari kendala transaksi di gerbang tol. (*)