101 Dai Disebar Selama Ramadan, Fokus ke Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar
Jumat, 28 Februari 2025 -
MerahPutih.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengirim 101 dai yang akan bertugas di 59 kabupaten atau kota, terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).
"Kami berharap para dai yang bertugas dapat menjadi agen perubahan positif dan membawa manfaat bagi masyarakat di daerah 3T," ujar Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati di Jakarta, Jumat (28/2).
Acara Pengiriman yang dilakukan secara luring dan daring ini merupakan bagian dari Program Dakwah Kemaslahatan BPKH 2025 yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan literasi keagamaan di daerah yang minim akses terhadap pendakwah
Para dai yang dikirim telah melalui pelatihan untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk berdakwah di masyarakat.
Baca juga:
Ia mengatakan, dibekali dengan pemahaman tentang program-program BPKH, termasuk program "Semua Bisa Haji" dan "Ayo Haji Muda", yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menunaikan ibadah haji sejak dini.
Program Dakwah Kemaslahatan BPKH 2025 merupakan salah satu program kemaslahatan yang menggunakan hasil pengelolaan atau nilai manfaat dari Dana Abadi Umat (DAU).
Program ini merupakan bentuk tanggung jawab BPKH dalam mengelola dana umat secara amanah dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk mendukung program ini agar dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat," kata Sulistyowati.
Program ini juga dalam upaya memperkuat syiar Islam selama Ramadan 2025. (*)